{"id":113294,"date":"2026-10-21T14:47:42","date_gmt":"2026-10-21T06:47:42","guid":{"rendered":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/anthony-sinisuka-ginting\/"},"modified":"2026-10-25T08:58:22","modified_gmt":"2026-10-25T00:58:22","slug":"anthony-sinisuka-ginting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/anthony-sinisuka-ginting\/","title":{"rendered":"Anthony Sinisuka Ginting"},"content":{"rendered":"<div class=\"gb-container gb-container-e418c209 gbp-section\">\n<div class=\"gb-container gb-container-fb9c440d gbp-section__inner\">\n<div class=\"gb-container gb-container-3b708361\">\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:33.33%\">\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-a34ffa76\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-a34ffa76\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting dari Indonesia memainkan forehand di Indonesia Masters 2018\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting dari Indonesia memainkan forehand di Indonesia Masters 2018\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:66.66%\">\n<p class=\"gb-headline gb-headline-80925837 gb-headline-text gbp-section__headline\">Bintang Tunggal Putra Bulutangkis Indonesia<\/p>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-332277c6\">\n\n<h1 class=\"gb-headline gb-headline-44c67912 gb-headline-text gbp-section__headline\">Anthony Sinisuka Ginting<\/h1>\n\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-aa0c2061\">\n\n<div class=\"wp-block-group is-nowrap is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-8f761849 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-f2966dc2\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-f2966dc2\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/indonesia-flag-round.png\" alt=\"Bendera Indonesia\" title=\"Bendera Indonesia\" style=\"border-radius:50%;width:50px;height:50px;object-fit:cover;\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia<\/p>\n<\/div>\n\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-9bb1ccdf gb-headline-text\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-base-3-color\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-base-3-color\">Nomor Pertandingan: Tunggal putra<\/mark><\/mark><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari Cimahi, Jawa Barat, Indonesia \u00b7 Tinggi: 1,71 m (5 ft 7 in) \u00b7 Tangan kanan<\/p>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-2c1f581c\">\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaya Bermain: Pelari cepat bertangan kanan dengan footwork eksplosif, permainan net yang menipu, dan smash silang yang terkenal<br>Dikenal Karena: Medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, laju &#8216;Giant Killer&#8217; di China Open 2018, emas Kejuaraan Asia 2023, dan enam gelar Tur Dunia BWF<br>Perjalanan: PB SGS PLN Bandung \u00b7 Perunggu Olimpiade Remaja 2014 \u00b7 Juara Korea Open 2017 \u00b7 Peringkat Dunia No. 2 pada Januari 2023<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-d7722344\">\n<div class=\"gb-container gb-container-9655db61\">\n<div class=\"gb-container gb-container-d546c8f9 gbp-section\">\n<div class=\"gb-container gb-container-b3e25a37 gbp-section__inner\">\n<div class=\"gb-container gb-container-0e2fa8cc\">\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-f0a9312b gb-headline-text gbp-section__headline\">Mengenal Anthony Sinisuka Ginting (Bintang Bulutangkis Indonesia)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony Sinisuka Ginting adalah pemain tunggal putra bulutangkis Indonesia yang menempati peringkat dunia No. 60 dalam peringkat BWF (Pekan 43, 20 Oktober 2026) dengan 29.159 poin \u2014 angka yang hanya menceritakan separuh kisahnya. Ia adalah mantan peringkat dunia No. 2, peraih medali perunggu Olimpiade, juara Asia, dan sosok yang dijuluki dunia bulutangkis sebagai &#8216;Giant Killer&#8217; setelah ia mengalahkan sederet juara dunia dan Olimpiade dalam sepekan. Sepanjang karier senior yang dimulai pada 2013, Ginting telah memenangi enam gelar Tur Dunia BWF, membantu Indonesia mengangkat Piala Thomas, dan menampilkan sebagian bulutangkis tercepat dan paling menipu yang pernah dimainkan. Bagi orang tua dan pemain junior di Malaysia, kariernya adalah pelajaran utama tentang bagaimana kecepatan, keterampilan, dan ketahanan \u2014 yang dibangun tahun demi tahun dari klub masa kecil di Bandung \u2014 dapat membawa pemain ke puncak olahraga ini.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-c9dbde32 gbp-section\">\n<div class=\"gb-container gb-container-a73fafef gbp-section__inner\">\n<div class=\"gb-container gb-container-79bb50c2\">\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-0aef4f60 gb-headline-text gbp-section__headline\">Masa Kecil di Cimahi dan Karier Junior<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony Sinisuka Ginting lahir pada 20 Oktober 1996 di Cimahi, Jawa Barat, dari pasangan Edison Ginting dan Lucia Sriati, dan ia berdarah Karo. Bulutangkis datang hampir sebelum sekolah: ayahnya mengenalkannya pada permainan ini sejak taman kanak-kanak, dan begitu Ginting muda mulai memenangi turnamen lokal pada usia sembilan tahun, ayahnya membawanya berlatih lebih intens. Di negara tempat bulutangkis menjadi gairah nasional, anak dari Cimahi itu menemukan jalannya sejak dini.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-0b9a4513\">\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-d3ab3a93\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-b23bebbe\"><div class=\"gb-container gb-container-b23bebbe\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-1a39fa49 gb-headline-text gbp-section__headline\">PB SGS PLN dan Panggilan Tim Nasional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak kecil, Ginting bergabung dengan PB SGS PLN di Bandung, salah satu pabrik bakat terkenal Indonesia \u2014 klub yang sama yang membina Taufik Hidayat, juara Olimpiade yang diidolakan Ginting sejak kecil. Sistem klub Indonesia adalah lini produksi yang terbukti: latihan kelompok terstruktur, panutan senior di lapangan sebelah, dan tangga yang jelas menuju tim nasional. Ginting menaikinya dengan cepat, dan pada usia baru 16 tahun ia dipanggil ke tim nasional Indonesia.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-7f34f415\"><div class=\"gb-container gb-container-7f34f415\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-7e1f1718 gb-headline-text gbp-section__headline\">Perunggu Kejuaraan Dunia Junior dan Olimpiade Remaja 2014<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karier juniornya mencapai puncak pada 2014, tahun yang mengumumkannya kepada dunia bulutangkis. Di Kejuaraan Dunia Junior BWF di Alor Setar, Malaysia, Ginting memenangi medali perunggu tunggal putra, kalah di semifinal 19-21, 15-21 dari Shi Yuqi dari Tiongkok \u2014 rival yang akan ia temui berulang kali sebagai pemain senior \u2014 dan ia juga meraih perak bersama tim campuran Indonesia.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-d2267dc6\"><div class=\"gb-container gb-container-d2267dc6\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-63d313c5 gb-headline-text gbp-section__headline\">Terobosan Remaja di Indonesia Open<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian pada 2014 datanglah medali yang memulai kisah Olimpiade yang unik. Di Olimpiade Remaja Musim Panas di Nanjing, Tiongkok, Ginting yang berusia 17 tahun mengalahkan Aditya Joshi dari India 21-17, 21-16 pada pertandingan perebutan medali perunggu untuk berdiri di podium global untuk pertama kalinya. Ia juga mencapai perempat final Kejuaraan Asia Junior tahun itu. Belum ada yang tahu, tetapi perunggu Nanjing itu suatu hari akan menjadikannya pemain bulutangkis pertama dalam sejarah yang meraih medali baik di Olimpiade Remaja maupun Olimpiade.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-c65b0277\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-46b9ae1c\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-ee22cad4\"><div class=\"gb-container gb-container-ee22cad4\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-49b92206\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-smash-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting melakukan jump smash (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71495\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting melakukan jump smash (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-a117e04f\"><div class=\"gb-container gb-container-a117e04f\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-1\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Tonggak Karier #1<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-d6be2288 gb-headline-text\">Terobosan Senior: Gelar Pertama dan Emas Beregu<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transisi senior Ginting dimulai dengan gemilang di Indonesia Open 2015. Berawal dari babak kualifikasi ajang Superseries Premier di Jakarta, ia mengejutkan unggulan keempat dari India, Srikanth Kidambi, 14-21, 22-20, 21-13 sebelum kalah dalam pertandingan tiga gim di perempat final dari Kento Momota dari Jepang. Pada tahun yang sama ia membantu tim putra Indonesia memenangi medali emas SEA Games di Singapura, mengalahkan Thailand 3-2 di final \u2014 emas beregu pertama dari banyak emas beregu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebangkitan berlanjut pada 2016: Ginting mencapai final Piala Thomas bersama Indonesia (kalah 2-3 dari Denmark), memenangi Kejuaraan Beregu Asia di Hyderabad dengan mengalahkan Jepang 3-2, dan mencapai semifinal Australian Open setelah mengalahkan juara Olimpiade Chen Long. Pada 2017 ia memenangi gelar senior pertamanya di Korea Open, mengalahkan kompatriot Jonatan Christie 21-13, 19-21, 22-20 di final, dan di Piala Sudirman ia mengejutkan juara dunia Viktor Axelsen 13-21, 21-17, 21-14 \u2014 peringatan dini dari aksi giant-killing yang akan datang.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-766d33ad\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-8ee01b48\"><div class=\"gb-container gb-container-8ee01b48\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-ffbffbf3\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-podium-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting di podium dengan trofi dan medali emas (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71496\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting di podium dengan trofi dan medali emas (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-18e64276\"><div class=\"gb-container gb-container-18e64276\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-2\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Tonggak Karier #2<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-fe4314d9 gb-headline-text\">Tahun Sang Giant Killer<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada 2018 Ginting memenangi gelar pertamanya di kandang sendiri, mengalahkan Kazumasa Sakai dari Jepang 21-13, 21-12 untuk mengangkat Indonesia Masters di Jakarta, dan membantu Indonesia mempertahankan gelar Kejuaraan Beregu Asia melawan Tiongkok. Di Asian Games di Jakarta ia menampilkan laju individu yang heroik \u2014 mengalahkan juara dunia Kento Momota dan juara Olimpiade Chen Long dalam dua gim langsung \u2014 sebelum kalah dalam semifinal yang mendebarkan dari Chou Tien-chen 21-16, 21-23, 17-21 dan meraih medali perunggu. Di final beregu, kram memaksanya mundur melawan Shi Yuqi pada kedudukan 20-21 di gim ketiga, dan Indonesia meraih perak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa pekan kemudian datanglah pekan yang mendefinisikannya. Di China Open 2018, ajang Super 1000, Ginting mengalahkan Lin Dan, Viktor Axelsen, Chen Long, dan Chou Tien-chen satu demi satu, lalu mengalahkan juara dunia Kento Momota 23-21, 21-19 di final. Lima pemain terhebat di era itu, dikalahkan dalam satu turnamen: dunia bulutangkis punya julukan baru untuknya \u2014 Giant Killer. Laju itu tetap menjadi salah satu aksi giant-killing terbaik dalam sejarah Tur Dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sang Giant Killer menjadi langganan final. Pada 2019 Ginting mencapai lima final \u2014 Singapore Open, Australian Open, China Open, dan Hong Kong Open serta Final Tur Dunia \u2014 kalah empat kali dari rival besarnya Momota, dan menutup tahun di peringkat dunia No. 7. Pada Januari 2020 ia memenangi Indonesia Masters untuk kedua kalinya, mengalahkan juara bertahan Anders Antonsen 17-21, 21-15, 21-9 di final, membantu Indonesia meraih emas Kejuaraan Beregu Asia ketiga berturut-turut, dan naik ke peringkat tertinggi kariernya saat itu, peringkat dunia No. 3, pada Februari 2020.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-30382c81\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-485232c8\"><div class=\"gb-container gb-container-485232c8\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-f1f4c453\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-giantkiller-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting selama laju Giant Killer di China Open 2018 (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71497\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting selama laju Giant Killer di China Open 2018 (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-c7c79a46\"><div class=\"gb-container gb-container-c7c79a46\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-3\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Tonggak Karier #3<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-1eb77145 gb-headline-text\">Perunggu Olimpiade dan Kejayaan Piala Thomas<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Olimpiade Tokyo 2020, yang dimainkan pada 2021, Ginting menulis namanya dalam sejarah. Ia mengalahkan Kevin Cord\u00f3n dari Guatemala 21-11, 21-13 pada pertandingan perebutan medali perunggu untuk menjadi pemain tunggal putra Indonesia pertama yang memenangi medali Olimpiade sejak Sony Dwi Kuncoro pada 2004 \u2014 dan pemain bulutangkis pertama yang pernah memenangi medali baik di Olimpiade Remaja (Nanjing 2014) maupun Olimpiade. Tujuh tahun memisahkan kedua perunggu itu; jalan di antaranya dibangun dari ribuan sesi latihan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ginting selalu menjadi pemain tim bagi Indonesia. Beberapa pekan setelah Tokyo, ia membantu Indonesia memenangi Piala Thomas di Aarhus \u2014 gelar beregu putra dunia \u2014 menambah perak Piala Thomas pada 2016, 2022, dan 2024, perunggu Piala Sudirman pada 2019, dan tiga emas Kejuaraan Beregu Asia. Di Olimpiade keduanya, Paris 2024, ia mengalahkan Howard Shu tetapi kalah dari Toma Junior Popov dari Prancis di grup H, sehingga kiprahnya berakhir di babak grup \u2014 pengingat bahwa bahkan juara pun mengalami pekan-pekan sulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah dua tahun paceklik gelar, Ginting bangkit dengan gemilang pada 2022: ia memenangi Singapore Open (mengalahkan juara dunia Loh Kean Yew di semifinal dan Kodai Naraoka di final), Hylo Open (mengalahkan Chou Tien-chen 18-21, 21-11, 24-22), dan mencapai pertandingan perebutan gelar Final Tur Dunia. Pada 24 Januari 2023 ia mencapai peringkat tertinggi kariernya, peringkat dunia No. 2. Pada April itu ia memenangi Kejuaraan Asia di Dubai, mengalahkan Loh Kean Yew 21-12, 21-8 di final \u2014 gelar tunggal putra Asia pertama Indonesia dalam 16 tahun, sejak idolanya Taufik Hidayat pada 2007 \u2014 dan pada Juni ia mempertahankan mahkota Singapore Open, mengalahkan Antonsen di final, sebelum finis sebagai runner-up di Indonesia Open.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-923b3bea\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-ad288eac\"><div class=\"gb-container gb-container-ad288eac\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-c3f772bd\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-olympic-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting dengan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71498\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting dengan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-ea4295da\"><div class=\"gb-container gb-container-ea4295da\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-4\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Tonggak Karier #4<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-e3988e70 gb-headline-text\">Peringkat Dunia No. 2 dan Juara Asia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada Maret 2024 Ginting mengalahkan Viktor Axelsen di perempat final All England dan Christo Popov di semifinal untuk menciptakan final tunggal putra All England sesama Indonesia pertama dalam 30 tahun, kalah pada pertandingan perebutan gelar dari Jonatan Christie. Cedera dan masalah punggung telah mengganggu ritmenya sejak itu \u2014 ia mundur dari Kejuaraan Dunia 2023 setelah ibunya meninggal dunia dan dari beberapa ajang karena cedera \u2014 dan peringkatnya melorot seiring bangkitnya pemain-pemain yang lebih muda. Namun tanda-tanda comeback itu nyata: semifinal Swiss Open pada 2026 dan perunggu Kejuaraan Beregu Asia bersama Indonesia di Qingdao. Di peringkat dunia No. 60 pada Oktober 2026, Giant Killer berusia 30 tahun itu masih bertanding di Tur Dunia, masih berjuang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengelola satu musim penuh di level teratas membutuhkan perencanaan cerdas tentang puncak turnamen, penanganan cedera, dan pemulihan. Karier Ginting menunjukkan biaya jujur dari bulutangkis eksplosif: kram di final beregu Asian Games 2018, cedera punggung yang memaksanya keluar dari Denmark Open 2021, dan musim-musim yang diperpendek oleh pengunduran diri. Rahasia umur panjangnya bukan menghindari kemunduran \u2014 melainkan rehabilitasi terstruktur, manajemen beban yang jujur bersama pelatihnya, dan kembali dengan sabar alih-alih terburu-buru. Pemain muda sebaiknya meniru profesionalismenya, bukan hanya sorotan-sorotannya.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-2fbefcf5\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-72ebb3ca\"><div class=\"gb-container gb-container-72ebb3ca\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-1864283f\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-style-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting memainkan forehand drive, tampak dari belakang (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71499\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting memainkan forehand drive, tampak dari belakang (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-f16eceee\"><div class=\"gb-container gb-container-f16eceee\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-5\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Gaya Bermain<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-53e6ebe7 gb-headline-text\">Gaya Sang Giant Killer: Kecepatan dan Tipuan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ginting memainkan salah satu gaya paling menarik di tunggal putra: permainan all-court berbasis kecepatan yang dibangun di atas footwork eksplosif dan tipuan. Dengan tinggi 1,71 m ia bukan pemain tertinggi di tur, jadi ia menang dengan kecepatan \u2014 langkah pertama yang kilat, perubahan arah yang mendadak, dan kemampuan mengambil shuttlecock lebih awal dari yang diduga lawan. Pukulan andalannya adalah smash silang yang menipu, didukung flick pergelangan tangan yang terlambat di net dan mengirim lawan ke arah yang salah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Senjata menyerangnya berdiri di atas pertahanan elite dan kontrol net. Pusat gravitasi Ginting yang rendah membuatnya sangat sulit dikalahkan dalam pertukaran datar, pertahanan backhand-nya di bawah tekanan termasuk yang terbaik dalam permainan ini, dan kemenangan-kemenangan terkenalnya atas juara-juara yang lebih tinggi \u2014 Lin Dan, Chen Long, Axelsen, Momota \u2014 dibangun di atas kecepatan berpikir sama seperti kecepatan kaki: clear yang disamarkan, net shot yang berputar, dan suntikan kecepatan mendadak yang tak bisa diimbangi pemain yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemain muda yang mempelajari pertandingannya dapat mengamati bagaimana ia membangun poin sebelum menyerang: ia menguji dengan reli datar yang cepat, menarik lawan ke depan dengan net shot berputar yang ketat, dan baru melepaskan smash silang ketika balasannya pendek. Pelatih menyebut ini konstruksi reli \u2014 kesabaran dulu, ledakan kemudian \u2014 dan persis urutan yang sebaiknya ditiru pemain junior, dalam urutan yang sama seperti yang dipelajari Ginting di PB SGS PLN.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-add9ca71\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-27109b4c\"><div class=\"gb-container gb-container-27109b4c\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-f1b3baff\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-training-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting dalam sesi latihan multi-shuttlecock (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71500\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting dalam sesi latihan multi-shuttlecock (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-d0b536c0\"><div class=\"gb-container gb-container-d0b536c0\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-6\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Kekuatan Mental<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-33090c3c gb-headline-text\">Ketahanan, Kesabaran, dan Kemampuan Comeback<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ginting menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Inilah pemain yang mengalami kram dan mundur di final Asian Games kandang, kalah di lima final dalam satu tahun, dan menyaksikan peringkatnya melorot dari peringkat dunia No. 2 \u2014 dan yang terus kembali: setelah dua tahun paceklik gelar ia memenangi dua gelar Tur Dunia pada 2022 dan gelar Asia pada 2023. Kejujuran emosionalnya di lapangan dan kesediaannya membangun ulang setelah setiap kemunduran menjadikannya teladan bagi pemain muda mana pun yang kalah di final yang mereka kira akan mereka menangi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemampuannya bangkit setelah kekalahan berat, cedera, dan duka pribadi \u2014 ia terus bermain melewati musim kematian ibunya pada 2023 dan mencapai final All England beberapa bulan kemudian \u2014 menunjukkan ketahanan yang bisa dipelajari pemain muda. Kemunduran dalam kariernya tak pernah diperlakukan sebagai akhir. Masing-masing menjadi informasi: tentang tubuhnya, persiapannya, dan jadwalnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelajaran praktis dari perjalanannya meliputi menghadiri sesi pelatihan rutin alih-alih hanya bermain pertandingan, membangun kecepatan footwork sebelum kekuatan mentah, mempelajari tipuan dan keterampilan net sejak dini, mengelola tubuh dengan jujur, dan memperlakukan setiap final yang kalah sebagai data untuk final berikutnya. Tak satu pun pelajaran ini membutuhkan bakat yang bisa dibeli dengan uang \u2014 pelajaran ini membutuhkan struktur, kesabaran, dan pelatih yang membangun pemain yang lengkap.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-7aa6d643\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-094255c4\"><div class=\"gb-container gb-container-094255c4\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"gb-container gb-container-c73b6bc4\"><div class=\"gb-inside-container\">\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-academy-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting memperagakan net shot kepada pemain junior di klinik bulutangkis (dihasilkan oleh AI)\" class=\"wp-image-71501\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting memperagakan net shot kepada pemain junior di klinik bulutangkis (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-11c64c35\"><div class=\"gb-container gb-container-11c64c35\"><div class=\"gb-inside-container\">\n\n<h5 id=\"h-1-5\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi Belajar<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-2bc688f2 gb-headline-text\"><strong>ST Badminton Academy <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-new-google-hover-color\">Hubungan<\/mark><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ST Badminton Academy tidak memiliki kemitraan atau dukungan resmi dari Anthony Sinisuka Ginting. Ia tidak terhubung dengan akademi kami, dan profil ini diterbitkan murni sebagai studi kasus edukasi bagi orang tua dan pemain junior yang ingin memahami bagaimana permainan dan karier seorang juara dibangun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak siswa kami dari Malaysia dan peserta didik kunjungan dari Singapura mempelajari pertandingannya untuk memahami kecepatan dan tipuan elite: bagaimana pemain setinggi 1,71 m mengalahkan juara yang lebih tinggi, bagaimana net shot yang berputar menciptakan peluang smash, dan bagaimana seorang profesional mengelola cedera dan comeback sepanjang karier tiga belas tahun. Laju China Open 2018-nya adalah tontonan wajib dalam diskusi kami tentang keyakinan giant-killing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami mendorong siswa kami untuk mengamati konstruksi relinya, kemampuan menipu dalam pukulan, dan ketahanan kompetitifnya \u2014 dan untuk menyadari bahwa setiap senjata dibangun dalam sistem klub, satu blok latihan demi satu blok latihan. Sang Giant Killer tidak lahir dengan mengalahkan juara dunia; ia dilatih menjadi pemain yang bisa.<\/p>\n\n<\/div><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-e043c359 gbp-section\">\n<div class=\"gb-container gb-container-57db8dd3 gbp-section__inner\">\n<div class=\"gb-container gb-container-f1216be5\">\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-941000e3 gb-headline-text gbp-section__headline\">Pertanyaan Umum: Anthony Sinisuka Ginting, Pemain Bulutangkis Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut jawaban atas pertanyaan umum tentang karier Anthony Sinisuka Ginting, pencapaiannya, dan apa yang bisa dipelajari pemain muda di Malaysia dari perjalanan bintang Indonesia ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-b997057e\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-9eb55f9d\"><div class=\"gb-container gb-container-9eb55f9d gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-906120f3 gb-headline-text gbp-card__title\">Siapa Anthony Sinisuka Ginting dan negara mana yang ia wakili di bulutangkis?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony Sinisuka Ginting adalah pemain bulutangkis profesional Indonesia yang bertanding di tunggal putra. Lahir pada 20 Oktober 1996 di Cimahi, Jawa Barat, ia adalah mantan peringkat dunia No. 2, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, juara Asia 2023, dan salah satu shot-maker paling menarik di generasinya, yang dibina lewat klub PB SGS PLN di Bandung dan tim nasional Indonesia.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-7143cf45\"><div class=\"gb-container gb-container-7143cf45 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-0560b3f6 gb-headline-text gbp-card__title\">Apa pencapaian bulutangkis terbesar Anthony Sinisuka Ginting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pencapaian besar Ginting meliputi medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, medali emas Kejuaraan Asia 2023, gelar China Open Super 1000 2018 dari laju Giant Killer-nya yang terkenal, enam gelar Tur Dunia BWF secara keseluruhan, gelar Superseries Korea Open 2017, gelar beregu Piala Thomas 2020 bersama Indonesia, perunggu tunggal Asian Games 2018, dan peringkat dunia tertinggi kariernya, No. 2, pada Januari 2023.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-6cb11780\"><div class=\"gb-container gb-container-6cb11780 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-ac75dd50 gb-headline-text gbp-card__title\">Seperti apa gaya bermain Anthony Sinisuka Ginting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ginting memainkan permainan all-court berbasis kecepatan yang dibangun di atas footwork eksplosif, tipuan, dan intersep awal. Senjata andalannya adalah smash silang yang menipu, net shot yang berputar, dan perubahan kecepatan yang mendadak; dengan tinggi 1,71 m ia mengalahkan lawan yang lebih tinggi dengan mengambil shuttlecock lebih awal dan bergerak lebih cepat, dengan pertahanan elite dan kontrol net di balik sorotan menyerangnya.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-cc214565\"><div class=\"gb-container gb-container-cc214565 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-a3b096e1 gb-headline-text gbp-card__title\">Bagaimana penampilan Anthony Sinisuka Ginting di Olimpiade?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ginting telah memainkan dua Olimpiade. Di Tokyo 2020 ia memenangi medali perunggu, mengalahkan Kevin Cord\u00f3n 21-11, 21-13 pada pertandingan perebutan medali perunggu \u2014 menjadi pemain pertama yang meraih medali baik di Olimpiade Remaja maupun Olimpiade. Di Paris 2024 ia mengalahkan Howard Shu tetapi kalah dari Toma Junior Popov di babak grup dan tidak mencapai babak gugur.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-13cbdb74\"><div class=\"gb-container gb-container-13cbdb74 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-fd7b8a21 gb-headline-text gbp-card__title\">Bagaimana anak saya bisa belajar dari pendekatan latihan Anthony Sinisuka Ginting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemain muda bisa mempelajari pendekatan Ginting dengan menyaksikan bagaimana ia membangun reli sebelum menyerang, bagaimana kecepatan footwork-nya dibangun lewat bertahun-tahun latihan klub terstruktur, dan bagaimana ia mengelola tubuh dan jadwalnya melewati cedera. Di ST Badminton Academy kami membedah tipuan net dan smash silangnya dalam sesi video, lalu melatih pola yang sama dalam drill footwork dan multi-shuttlecock.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-63a8f528\"><div class=\"gb-container gb-container-63a8f528 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-a066d17d gb-headline-text gbp-card__title\">Apakah Anthony Sinisuka Ginting memenangi gelar junior?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya. Ginting memenangi gelar Indonesia Junior International pada 2013, lalu pada 2014 meraih dua medali junior besar: perunggu tunggal putra di Kejuaraan Dunia Junior BWF di Alor Setar (plus perak beregu campuran) dan medali perunggu tunggal putra di Olimpiade Remaja Nanjing, mengalahkan Aditya Joshi pada pertandingan perebutan medali perunggu.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-407adc65\"><div class=\"gb-container gb-container-407adc65 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-40c10dde gb-headline-text gbp-card__title\">Apa hasil Kejuaraan Dunia terbaik Anthony Sinisuka Ginting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil Kejuaraan Dunia terbaik Ginting adalah perempat final di Tokyo pada 2022, ketika ia kalah dari juara akhirnya Viktor Axelsen. Ia mundur dari edisi 2021 karena cedera dan dari edisi 2023 setelah ibunya meninggal dunia, dan ia mencapai babak ketiga pada 2019 \u2014 rekor yang menunjukkan bagaimana pekan-pekan terbesar bahkan juara pun bisa diinterupsi oleh kehidupan dan tubuh.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-75aa8713\"><div class=\"gb-container gb-container-75aa8713 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-cf70a8af gb-headline-text gbp-card__title\">Gaya bermain apa yang sebaiknya dipelajari pemain muda dari Anthony Sinisuka Ginting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemain muda sebaiknya mempelajari permainan lengkap Ginting, bukan hanya smash silangnya: kecepatan footwork yang mengantarkannya ke shuttlecock lebih awal, net shot berputar yang menciptakan serangannya, pertahanan backhand yang menjaga reli tetap hidup, dan kesabaran membangun satu poin sebelum meledak. Kecepatan tanpa kontrol hanyalah berlari; kecepatan Ginting adalah keterampilan, dan keterampilan bisa dilatih.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-cc214566\"><div class=\"gb-container gb-container-cc214566 gbp-card gbp-card--border\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-a3b096e2 gb-headline-text gbp-card__title\">Apakah ST Badminton Academy memiliki keterkaitan dengan Anthony Sinisuka Ginting?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak, Anthony Sinisuka Ginting bukan siswa, pelatih, atau duta ST Badminton Academy. Ia mewakili Indonesia dan berkembang lewat PB SGS PLN dan tim nasional Indonesia. Namun, pelatih di akademi kami di Kuala Lumpur rutin memakai pertandingannya sebagai bahan ajar, karena kariernya menunjukkan bagaimana pelatihan terstruktur dan pengembangan jangka panjang dapat menghasilkan peraih medali Olimpiade.<\/p>\n\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-96a56784 gbp-section\">\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-eee1030b gb-headline-text gbp-section__headline\">Sorotan Karier Anthony Sinisuka Ginting<\/h2>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-419e8127\">\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-0b16aaaa\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-191dbe8a\"><div class=\"gb-container gb-container-191dbe8a\">\n\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-ca9fd63c\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-ca9fd63c\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-backhand-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting meraih ke sisi backhand (dihasilkan oleh AI)\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting meraih ke sisi backhand (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-08033a23\"><div class=\"gb-container gb-container-08033a23\">\n\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-5c784924\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-5c784924\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-netplay-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting di depan net melawan Anders Antonsen pada final Indonesia Masters 2020\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting di depan net melawan Anders Antonsen pada final Indonesia Masters 2020\"\/><\/figure>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-810a7e42\"><div class=\"gb-container gb-container-810a7e42\">\n\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-10722673\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-10722673\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-celebrate-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting merayakan kemenangan (dihasilkan oleh AI)\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting merayakan kemenangan (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-42ce3dc2\"><div class=\"gb-container gb-container-42ce3dc2\">\n\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-2b3ebc45\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-2b3ebc45\" src=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/anthony-sinisuka-ginting-defense-11.webp\" alt=\"Anthony Sinisuka Ginting dalam posisi lunge bertahan (dihasilkan oleh AI)\" title=\"Anthony Sinisuka Ginting dalam posisi lunge bertahan (dihasilkan oleh AI)\"\/><\/figure>\n\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-e4ec421e gbp-section__inner\">\n<div class=\"gb-container gb-container-4a0c4bf4\">\n\n<div class=\"st-badminton-quiz\" style=\"font-family: inherit; max-width: 100%; margin: 0 auto; background: #fff; border-radius: 12px; box-shadow: 0 4px 16px rgba(0,0,0,0.08); overflow: hidden;\">\n\n<!-- HEADER -->\n\n<div style=\"background: linear-gradient(135deg, #3249a4, #4b63d2); color: #fff; padding: 16px 16px; text-align: center; position: relative; overflow: hidden;\">\n<div style=\"position: absolute; top: 0; left: 0; right: 0; height: 2px; background: linear-gradient(90deg, #37ba2b, #fcb900, #37ba2b);\"><\/div>\n<div style=\"font-size: 18px; font-weight: 700; margin-bottom: 4px;\">\ud83c\udff8 Kuis Anthony Sinisuka Ginting<\/div>\n<div style=\"font-size: 12px; opacity: 0.9; line-height: 1.3; margin-bottom: 8px;\">\n<strong>Uji Pengetahuan Anda tentang Bintang Bulutangkis Indonesia<\/strong>\n<\/div>\n<div id=\"score-badge\" style=\"display: inline-flex; align-items: center; gap: 4px; background: #fff; padding: 6px 12px; border-radius: 16px; font-weight: 600; font-size: 12px; color: #3249a4; box-shadow: 0 2px 12px rgba(0,0,0,0.1);\">\n<span id=\"current-score\">0<\/span>\/<span id=\"total-score\">10<\/span>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<!-- MAIN QUIZ -->\n\n<div id=\"quiz-main\" style=\"padding: 16px;\">\n<div style=\"display: flex; flex-direction: column; gap: 8px; margin-bottom: 16px; padding: 12px; background: #EEF3FF; border-radius: 8px; border: 1px solid rgba(50,73,164,0.15);\">\n<div style=\"display: flex; justify-content: space-between; align-items: center;\">\n<div style=\"display: flex; align-items: center; gap: 8px;\">\n<div id=\"progress-circle\" style=\"width: 32px; height: 32px; border-radius: 50%; background: conic-gradient(#3249a4 0deg 0deg, #EEF3FF 0deg 360deg); display: flex; align-items: center; justify-content: center; font-weight: 800; color: #3249a4; font-size: 12px;\">1<\/div>\n<div>\n<div style=\"font-size: 12px; font-weight: 600; color: #1a1a1a;\">Q<span id=\"current-step\">1<\/span>\/10<\/div>\n<div id=\"skill-label\" style=\"font-size: 11px; color: #3249a4; font-weight: 600;\">Biography<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"question-counter\" style=\"font-size: 11px; color: #fff; background: #3249a4; padding: 4px 8px; border-radius: 12px; font-weight: 600;\">Pengantar<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div id=\"quiz-card\" style=\"background: #fff; border-radius: 12px; padding: 16px; margin-bottom: 16px; box-shadow: 0 4px 12px rgba(0,0,0,0.06); border: 1px solid rgba(50,73,164,0.05);\">\n<div id=\"question-content\"><\/div>\n<\/div>\n\n<div style=\"display: flex; gap: 8px; margin-top: 20px; flex-wrap: wrap;\">\n<button id=\"prev-btn\" disabled style=\"flex: 1; padding: 10px 12px; border: none; border-radius: 8px; font-weight: 600; font-size: 13px; background: #EEF3FF; color: #3249a4; border: 1px solid rgba(50,73,164,0.2); cursor: pointer; min-height: 40px;\">\u2190 Soal Sebelumnya<\/button>\n<button id=\"next-btn\" disabled style=\"flex: 1; padding: 10px 12px; border: none; border-radius: 8px; font-weight: 600; font-size: 13px; background: linear-gradient(135deg, #3249a4, #213065); color: #fff; cursor: pointer; min-height: 40px; box-shadow: 0 2px 8px rgba(50,73,164,0.2);\">Soal Berikutnya \u2192<\/button>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<!-- RESULTS -->\n\n<div id=\"result-screen\" style=\"text-align: center; padding: 24px 16px; display: none;\">\n<div id=\"result-emoji\" style=\"font-size: 40px; margin-bottom: 12px;\">\ud83c\udf89<\/div>\n<div id=\"result-title\" style=\"font-size: 20px; font-weight: 700; color: #1a1a1a; margin-bottom: 8px;\">Sangat Berpengetahuan!<\/div>\n<div id=\"final-score\" style=\"font-size: 32px; font-weight: 800; background: linear-gradient(135deg, #37ba2b, #00a86b); background-clip: text; -webkit-background-clip: text; color: transparent; margin-bottom: 20px;\">100%<\/div>\n<div style=\"background: #EEF3FF; border-radius: 12px; padding: 16px; margin: 20px 0; max-width: 400px; margin-left: auto; margin-right: auto;\">\n<div style=\"display: flex; justify-content: space-between; padding: 8px 0; border-bottom: 1px solid rgba(50,73,164,0.1); font-size: 13px;\">\n<span style=\"color: #666; font-weight: 600;\">\ud83c\udfc6 Gelar Utama<\/span>\n<span id=\"footwork-score\" style=\"font-weight: 700; color: #1a1a1a;\">0\/3<\/span>\n<\/div>\n<div style=\"display: flex; justify-content: space-between; padding: 8px 0; border-bottom: 1px solid rgba(50,73,164,0.1); font-size: 13px;\">\n<span style=\"color: #666; font-weight: 600;\">\ud83c\udfaf Karier<\/span>\n<span id=\"control-score\" style=\"font-weight: 700; color: #1a1a1a;\">0\/3<\/span>\n<\/div>\n<div style=\"display: flex; justify-content: space-between; padding: 8px 0; border-bottom: 1px solid rgba(50,73,164,0.1); font-size: 13px;\">\n<span style=\"color: #666; font-weight: 600;\">\ud83d\udcaa Gaya Bermain<\/span>\n<span id=\"safety-score\" style=\"font-weight: 700; color: #1a1a1a;\">0\/2<\/span>\n<\/div>\n<div style=\"display: flex; justify-content: space-between; padding: 8px 0; font-size: 13px;\">\n<span style=\"color: #666; font-weight: 600;\">\ud83d\udcda Pelajaran Hidup<\/span>\n<span id=\"progress-score\" style=\"font-weight: 700; color: #1a1a1a;\">0\/2<\/span>\n<\/div>\n<\/div>\n<a id=\"whatsapp-btn\" href=\"#\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" style=\"display: inline-block; padding: 12px 24px; border-radius: 8px; font-weight: 700; font-size: 14px; background: linear-gradient(135deg, #3249a4, #213065); color: #fff; text-decoration: none; box-shadow: 0 4px 12px rgba(50,73,164,0.2);\">\n\ud83d\ude80 Pelajari Akademi Kami\n<\/a>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<script>\n(function() {\n'use strict';\n\nconst DRILLS = [{\"q\": \"Negara mana yang diwakili Anthony Sinisuka Ginting?\", \"opts\": [\"Thailand\", \"Indonesia\", \"Malaysia\", \"Jepang\"], \"correct\": 1, \"label\": \"Pengantar\", \"skill\": \"quickness\", \"explain\": \"Ginting mewakili Indonesia; ia lahir di Cimahi dan dibina di PB SGS PLN di Bandung.\"}, {\"q\": \"Dengan tangan mana Anthony Sinisuka Ginting bermain?\", \"opts\": [\"Tangan kiri\", \"Tangan kanan\", \"Kedua tangan sama baiknya\", \"Ia berganti tangan di tengah reli\"], \"correct\": 1, \"label\": \"Pengantar\", \"skill\": \"smash-power\", \"explain\": \"Ginting bertangan kanan \u2014 smash silang menipunya dipukul dengan tangan kanan.\"}, {\"q\": \"Kapan Anthony Sinisuka Ginting lahir?\", \"opts\": [\"20 Oktober 1995\", \"20 Oktober 1996\", \"20 Oktober 1997\", \"20 November 1996\"], \"correct\": 1, \"label\": \"Pengantar\", \"skill\": \"footwork\", \"explain\": \"Ia lahir pada 20 Oktober 1996 di Cimahi, Jawa Barat, Indonesia.\"}, {\"q\": \"Berapa peringkat dunia BWF Anthony Sinisuka Ginting pada Pekan 43 Oktober 2026?\", \"opts\": [\"Peringkat Dunia No. 46\", \"Peringkat Dunia No. 52\", \"Peringkat Dunia No. 60\", \"Peringkat Dunia No. 68\"], \"correct\": 2, \"label\": \"Peringkat\", \"skill\": \"net-play\", \"explain\": \"Peringkat Pekan 43 tanggal 20 Oktober 2026 menempatkan Ginting di peringkat dunia No. 60 dengan 29.159 poin.\"}, {\"q\": \"Berapa peringkat dunia tertinggi sepanjang karier Anthony Sinisuka Ginting?\", \"opts\": [\"Peringkat Dunia No. 1\", \"Peringkat Dunia No. 2\", \"Peringkat Dunia No. 3\", \"Peringkat Dunia No. 5\"], \"correct\": 1, \"label\": \"Peringkat\", \"skill\": \"defense\", \"explain\": \"Ginting mencapai peringkat tertinggi kariernya, peringkat dunia No. 2, pada 24 Januari 2023.\"}, {\"q\": \"Medali apa yang dimenangi Ginting di Olimpiade Tokyo 2020?\", \"opts\": [\"Emas\", \"Perak\", \"Perunggu\", \"Tanpa medali\"], \"correct\": 2, \"label\": \"Karier\", \"skill\": \"smash-power\", \"explain\": \"Ia memenangi perunggu di Tokyo 2020, mengalahkan Kevin Cord\u00f3n 21-11, 21-13 pada pertandingan perebutan medali perunggu.\"}, {\"q\": \"Julukan apa yang didapat Ginting di China Open 2018?\", \"opts\": [\"Sang Tembok\", \"Giant Killer\", \"Setan Kecepatan\", \"Sang Pesulap\"], \"correct\": 1, \"label\": \"Karier\", \"skill\": \"footwork\", \"explain\": \"Mengalahkan Lin Dan, Axelsen, Chen Long, Chou Tien-chen, dan Momota dalam sepekan memberinya julukan 'Giant Killer'.\"}, {\"q\": \"Siapa yang dikalahkan Ginting di final Kejuaraan Asia 2023?\", \"opts\": [\"Kento Momota\", \"Viktor Axelsen\", \"Loh Kean Yew\", \"Shi Yu Qi\"], \"correct\": 2, \"label\": \"Karier\", \"skill\": \"net-play\", \"explain\": \"Ia mengalahkan Loh Kean Yew dari Singapura 21-12, 21-8 di final Dubai 2023.\"}, {\"q\": \"Berapa banyak gelar Tur Dunia BWF yang telah dimenangi Ginting?\", \"opts\": [\"Empat\", \"Lima\", \"Enam\", \"Delapan\"], \"correct\": 2, \"label\": \"Karier\", \"skill\": \"quickness\", \"explain\": \"Enam \u2014 Indonesia Masters 2018 dan 2020, China Open 2018, Singapore Open 2022 dan 2023, serta Hylo Open 2022.\"}, {\"q\": \"Gelar beregu apa yang dibantu Ginting untuk dimenangi Indonesia pada 2021?\", \"opts\": [\"Piala Sudirman\", \"Piala Thomas\", \"Emas beregu Asian Games\", \"Emas beregu SEA Games\"], \"correct\": 1, \"label\": \"Karier\", \"skill\": \"defense\", \"explain\": \"Ginting membantu Indonesia memenangi Piala Thomas di Aarhus pada 2021 \u2014 edisi 2020 yang tertunda dari kejuaraan beregu putra dunia.\"}];\n\nlet current = 0, score = 0, answers = {}, skillScores = {quickness:0, reflexes:0, anticipation:0, training:0, mistakes:0};\nconst totalQuestions = DRILLS.length;\n\nconst elements = {\nquizMain: document.getElementById('quiz-main'),\nresultScreen: document.getElementById('result-screen'),\ncurrentScore: document.getElementById('current-score'),\ntotalScore: document.getElementById('total-score'),\ncurrentStep: document.getElementById('current-step'),\nprogressCircle: document.getElementById('progress-circle'),\nskillLabel: document.getElementById('skill-label'),\nquestionCounter: document.getElementById('question-counter'),\nquestionContent: document.getElementById('question-content'),\nprevBtn: document.getElementById('prev-btn'),\nnextBtn: document.getElementById('next-btn'),\nwhatsappBtn: document.getElementById('whatsapp-btn')\n};\n\nfunction updateUI() {\nelements.currentStep.textContent = current + 1;\nelements.progressCircle.textContent = current + 1;\nelements.currentScore.textContent = score;\nelements.totalScore.textContent = totalQuestions;\n\nconst progress = ((current + 1) \/ totalQuestions) * 360;\nelements.progressCircle.style.background = `conic-gradient(#3249a4 0deg ${progress}deg, #EEF3FF ${progress}deg 360deg)`;\n\nconst drill = DRILLS[current];\nelements.questionCounter.textContent = drill.label;\nelements.skillLabel.textContent = drill.skill.charAt(0).toUpperCase() + drill.skill.slice(1);\n}\n\nfunction renderQuestion() {\nconst drill = DRILLS[current];\nconst answered = answers[current] !== undefined;\n\nlet html = `\n<div style=\"font-size: 16px; font-weight: 700; color: #1a1a1a; line-height: 1.3; margin-bottom: 12px; display: flex; align-items: center; gap: 6px;\">\n${['\ud83c\udff8','\ud83d\udc5f','\ud83c\udfaf','\ud83d\udde3\ufe0f','\ud83d\udcc8'][Math.floor(current\/2)]} ${drill.q}\n<\/div>\n<div style=\"display: grid; gap: 8px;\">\n`;\n\nconst icons = ['\ud83d\udd35','\u274c','\u2705','\u26a0\ufe0f','\ud83c\udfaf'];\ndrill.opts.forEach((opt, i) => {\nconst selected = answered && answers[current] === i;\nhtml += `\n<div style=\"padding: 12px 14px; border-radius: 8px; cursor: pointer; transition: all 0.2s ease; border: 2px solid ${selected ? '#3249a4' : 'rgba(50,73,164,0.1)'}; background: ${selected ? 'linear-gradient(135deg, #4b63d2, #3249a4)' : '#fff'}; color: ${selected ? '#fff' : '#1a1a1a'}; display: flex; align-items: flex-start; gap: 8px;\"\ndata-index=\"${i}\" class=\"st-option-${current}\">\n<span style=\"font-size: 16px; flex-shrink: 0; margin-top: 2px;\">${icons[i%5]}<\/span>\n<div style=\"font-weight: 600; font-size: 14px; line-height: 1.3;\">${opt}<\/div>\n<\/div>\n`;\n});\n\nhtml += '<\/div>';\nelements.questionContent.innerHTML = html;\n\ndocument.querySelectorAll(`.st-option-${current}`).forEach((card, i) => {\ncard.addEventListener('click', () => {\ndocument.querySelectorAll(`.st-option-${current}`).forEach(c => {\nc.style.border = '2px solid rgba(50,73,164,0.1)';\nc.style.background = '#fff';\nc.style.color = '#1a1a1a';\n});\ncard.style.border = '2px solid #3249a4';\ncard.style.background = 'linear-gradient(135deg, #4b63d2, #3249a4)';\ncard.style.color = '#fff';\nanswers[current] = i;\nelements.nextBtn.disabled = false;\nelements.nextBtn.style.opacity = '1';\n});\n});\n\nelements.prevBtn.disabled = current === 0;\nelements.nextBtn.textContent = current === totalQuestions - 1 ? '\ud83c\udf89 Selesai' : 'Soal Berikutnya \u2192';\nelements.nextBtn.disabled = !answered;\nif (!answered) elements.nextBtn.style.opacity = '0.5';\n}\n\nfunction showResults() {\nelements.quizMain.style.display = 'none';\nelements.resultScreen.style.display = 'block';\n\nDRILLS.forEach((drill, i) => {\nif (answers[i] === drill.correct) {\nif(skillScores[drill.skill] !== undefined) skillScores[drill.skill]++;\nscore++;\n}\n});\n\nconst finalScore = Math.round((score \/ totalQuestions) * 100);\ndocument.getElementById('final-score').textContent = `${finalScore}%`;\ndocument.getElementById('footwork-score').textContent = `${skillScores.quickness || 0}\/3`;\ndocument.getElementById('control-score').textContent = `${skillScores.reflexes || 0}\/3`;\ndocument.getElementById('safety-score').textContent = `${skillScores.anticipation || 0}\/2`;\ndocument.getElementById('progress-score').textContent = `${skillScores.training + skillScores.mistakes || 0}\/2`;\n\nconst emoji = finalScore >= 90 ? '\ud83c\udfc6' : finalScore >= 70 ? '\ud83c\udfaf' : '\ud83d\udcda';\nconst title = finalScore >= 90 ? 'Pakar Bulutangkis!' : finalScore >= 70 ? 'Sangat Berpengetahuan!' : 'Awal yang Baik!';\ndocument.getElementById('result-emoji').textContent = emoji;\ndocument.getElementById('result-title').textContent = title;\n\nconst waMsg = `Hai ST Badminton! Saya mendapat skor ${finalScore}% pada kuis Anthony Sinisuka Ginting. Saya ingin tahu lebih lanjut tentang program latihan bulutangkis Anda.`;\nelements.whatsappBtn.href = `https:\/\/wa.me\/60176842136?text=${encodeURIComponent(waMsg)}`;\n}\n\nelements.prevBtn.addEventListener('click', () => {\nif (current > 0) {\ncurrent--;\nupdateUI();\nrenderQuestion();\n}\n});\n\nelements.nextBtn.addEventListener('click', () => {\nif (current < totalQuestions - 1) {\ncurrent++;\nupdateUI();\nrenderQuestion();\n} else {\nshowResults();\n}\n});\n\nupdateUI();\nrenderQuestion();\n})();\n<\/script>\n\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-5b3bc5e8\">\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-5ce852b1 gb-headline-text gbp-section__tagline\">Profil Bintang Indonesia<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-ee62a864 gb-headline-text gbp-section__headline\">Statistik Karier dan <mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-new-blue-google-color\">Peringkat<\/mark><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony Sinisuka Ginting, lahir pada 20 Oktober 1996 di Cimahi, Indonesia, telah menjadi salah satu pemain tunggal putra bulutangkis paling mendebarkan selama satu dekade: peraih medali Olimpiade Remaja pada usia 17 tahun, Giant Killer pada usia 21 tahun, peraih medali perunggu Olimpiade pada usia 24 tahun, juara Asia dan peringkat dunia No. 2 pada usia 26 tahun \u2014 dan, di peringkat dunia No. 60 pada Oktober 2026, masih bertanding di Tur Dunia pada usia 30 tahun.<\/p>\n\n\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-2631a86b\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-670ee1e4\"><div class=\"gb-container gb-container-670ee1e4\">\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-4ffecd9e gb-headline-text\">No. 60<\/div>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-a40d5ff4 gb-headline-text\">Peringkat dunia BWF saat ini<\/div>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-36c23c60\"><div class=\"gb-container gb-container-36c23c60\">\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-3944b2ff gb-headline-text\">No. 2<\/div>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-5dd5c27e gb-headline-text\">Peringkat dunia tertinggi sepanjang karier<\/div>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-325bb028\"><div class=\"gb-container gb-container-325bb028\">\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-fb0a55b1 gb-headline-text\">1<\/div>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-135bc509 gb-headline-text\">Gelar Kejuaraan Asia yang diraih<\/div>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-b38becfe\"><div class=\"gb-container gb-container-b38becfe\">\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-7c2857fd gb-headline-text\">6<\/div>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-7d08250a gb-headline-text\">Gelar Tur Dunia BWF yang diraih<\/div>\n\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<html>\n<head>\n<style>\n.comparison-container {\nfont-family: 'Segoe UI', Tahoma, Geneva, Verdana, sans-serif;\nmargin: 20px 0;\nmax-width: 100%;\n}\n\n\n.table-header {\ntext-align: center;\nmargin-bottom: 20px;\ncolor: #2a3f90;\nfont-size: 1.3em;\nfont-weight: bold;\nline-height: 1.3;\n}\n\n\/* Desktop Table View *\/\n.comparison-table {\nwidth: 100%;\nborder-collapse: separate;\nborder-spacing: 0;\nbox-shadow: 0 4px 8px rgba(0,0,0,0.1);\nborder-radius: 8px;\noverflow: hidden;\ndisplay: table;\n}\n\n.comparison-table th,\n.comparison-table td {\npadding: 12px;\ntext-align: left;\nvertical-align: top;\nborder-bottom: 1px solid #e0e0e0;\n}\n\n.comparison-table th {\nbackground: linear-gradient(135deg, #2a3f90 0%, #3249a4 100%);\ncolor: white;\nfont-weight: 600;\nfont-size: 0.9em;\n}\n\n.comparison-table tr:last-child td {\nborder-bottom: none;\n}\n\n.comparison-table tr:nth-child(even) td:not(.highlight) {\nbackground-color: #f8f9fa;\n}\n\n.comparison-table td:first-child {\nfont-weight: 600;\ncolor: #2a3f90;\nwidth: 25%;\nfont-size: 0.9em;\n}\n\n.comparison-table td:nth-child(2) {\ncolor: #555;\nborder-right: 1px solid #e0e0e0;\nwidth: 37.5%;\nfont-size: 0.85em;\n}\n\n.highlight {\nbackground: linear-gradient(to right, rgba(220, 250, 220, 0.7), rgba(220, 250, 220, 0.3));\nwidth: 37.5%;\nborder-left: 4px solid #37ba2b;\nfont-size: 0.85em;\n}\n\n.highlight::before {\ncontent: '\u2713 ';\ncolor: #37ba2b;\nfont-weight: bold;\n}\n\n.badge-inline {\ndisplay: inline-block;\nbackground: rgba(55, 186, 43, 0.2);\ncolor: #37ba2b;\nfont-size: 0.6em;\nfont-weight: 600;\npadding: 2px 6px;\nborder-radius: 4px;\nmargin-left: 6px;\nborder: 1px solid rgba(55, 186, 43, 0.4);\n}\n\n\/* Mobile Card View *\/\n.mobile-cards {\ndisplay: none;\n}\n\n.comparison-card {\nbackground: white;\nborder-radius: 8px;\nmargin-bottom: 16px;\nbox-shadow: 0 2px 8px rgba(0,0,0,0.1);\noverflow: hidden;\n}\n\n.card-header {\nbackground: linear-gradient(135deg, #2a3f90 0%, #3249a4 100%);\ncolor: white;\npadding: 12px;\nfont-weight: 600;\nfont-size: 1em;\n}\n\n.card-content {\npadding: 16px;\n}\n\n.comparison-row {\nmargin-bottom: 16px;\npadding-bottom: 16px;\nborder-bottom: 1px solid #e0e0e0;\n}\n\n.comparison-row:last-child {\nborder-bottom: none;\nmargin-bottom: 0;\npadding-bottom: 0;\n}\n\n.row-title {\nfont-weight: 600;\ncolor: #2a3f90;\nmargin-bottom: 8px;\nfont-size: 0.9em;\n}\n\n.traditional-option {\nbackground-color: #f8f9fa;\npadding: 10px;\nborder-radius: 4px;\nmargin-bottom: 8px;\nfont-size: 0.85em;\ncolor: #555;\n}\n\n.bsw-option {\nbackground: linear-gradient(to right, rgba(220, 250, 220, 0.7), rgba(220, 250, 220, 0.3));\npadding: 10px;\nborder-radius: 4px;\nborder-left: 4px solid #37ba2b;\nfont-size: 0.85em;\n}\n\n.bsw-option::before {\ncontent: '\u2713 ';\ncolor: #37ba2b;\nfont-weight: bold;\n}\n\n.option-label {\nfont-weight: 600;\nfont-size: 0.8em;\nmargin-bottom: 4px;\nopacity: 0.8;\n}\n\n\/* Responsive Breakpoints *\/\n@media (max-width: 768px) {\n.comparison-table {\ndisplay: none;\n}\n\n.mobile-cards {\ndisplay: block;\n}\n\n.table-header {\nfont-size: 1.1em;\npadding: 0 10px;\n}\n}\n\n@media (max-width: 480px) {\n.comparison-container {\nmargin: 10px 0;\n}\n\n.table-header {\nfont-size: 1em;\n}\n\n.card-content {\npadding: 12px;\n}\n\n.comparison-row {\nmargin-bottom: 12px;\npadding-bottom: 12px;\n}\n}\n<\/style>\n\n<\/head>\n<body>\n\n<div class=\"comparison-container\">\n<div class=\"table-header\">Pelajaran dari Perjalanan Anthony Sinisuka Ginting bagi Pemain yang Berkembang<\/div>\n\n<!-- Desktop Table View -->\n\n<table class=\"comparison-table\">\n<thead>\n<tr>\n<th>Area Pengembangan<\/th>\n<th>Kesalahpahaman Umum<\/th>\n<th>Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting <span class=\"badge-inline\">KENYATAAN<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Fondasi Junior<\/td>\n<td>Bakat saja menentukan siapa yang menjadi juara.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Ginting mulai di taman kanak-kanak bersama ayahnya di Cimahi dan bergabung dengan PB SGS PLN \u2014 klub Taufik Hidayat \u2014 sebelum tim nasional memanggilnya pada usia 16 tahun: fondasi junior yang terstruktur datang lebih dulu.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Prioritas Gaya Bermain<\/td>\n<td>Anak-anak sebaiknya meniru pukulan menyerang yang paling mencolok.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Ginting membangun permainan yang lengkap lebih dulu; pukulan-pukulan spektakulernya berdiri di atas footwork elite, pertahanan, dan permainan net yang dilatih pelatih selama bertahun-tahun.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pentingnya Kebugaran<\/td>\n<td>Pemain junior bisa berlatih melebihi semua orang tanpa istirahat.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Karier Ginting adalah katalog comeback \u2014 kram di final beregu Asian Games 2018, cedera punggung, paceklik gelar dua tahun \u2014 dan setiap kembalinya datang dari manajemen yang lebih cerdas, bukan jam latihan yang lebih banyak.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pendekatan Mental<\/td>\n<td>Pemain top tak pernah gugup atau kesal.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Ginting mengalahkan Lin Dan, Chen Long, Axelsen, dan Momota dalam sepekan di China Open 2018, tetapi tetap kalah di lima final pada 2019 dan terus kembali \u2014 keterampilan mental dilatih, bukan diwariskan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Latihan Menyerang<\/td>\n<td>Smash lebih keras selalu menjadi jawabannya.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Emas Kejuaraan Asia 2023-nya, yang dimenangi 21-12, 21-8 atas Loh Kean Yew, dan pertahanan gelar Singapore Open tahun itu datang dari kecepatan dan penempatan, bukan kekuatan mentah.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tonggak Nasional<\/td>\n<td>Hanya gelar dunia yang penting.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Emas Kejuaraan Asia Ginting (2023), perunggu Asian Games (2018), dan tiga emas Kejuaraan Beregu Asia menunjukkan bagaimana tonggak kontinental membangun karier selangkah demi selangkah.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Linimasa Karier<\/td>\n<td>Juara memuncak sekali lalu cepat meredup.<\/td>\n<td class=\"highlight\">Dari perunggu Olimpiade Remaja pada 2014 ke perunggu Olimpiade pada 2021 dan peringkat dunia No. 2 pada 2023, dengan gelar-gelar sepanjang satu dekade, Ginting membuktikan pengembangan berkelanjutan mengalahkan puncak yang singkat.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n\n<!-- Mobile Card View -->\n\n<div class=\"mobile-cards\">\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Fondasi Junior<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Bakat saja menentukan siapa yang menjadi juara.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Ginting mulai di taman kanak-kanak bersama ayahnya di Cimahi dan bergabung dengan PB SGS PLN \u2014 klub Taufik Hidayat \u2014 sebelum tim nasional memanggilnya pada usia 16 tahun: fondasi junior yang terstruktur datang lebih dulu.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Prioritas Gaya Bermain<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Anak-anak sebaiknya meniru pukulan menyerang yang paling mencolok.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Ginting membangun permainan yang lengkap lebih dulu; pukulan-pukulan spektakulernya berdiri di atas footwork elite, pertahanan, dan permainan net yang dilatih pelatih selama bertahun-tahun.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Pentingnya Kebugaran<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Pemain junior bisa berlatih melebihi semua orang tanpa istirahat.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Karier Ginting adalah katalog comeback \u2014 kram di final beregu Asian Games 2018, cedera punggung, paceklik gelar dua tahun \u2014 dan setiap kembalinya datang dari manajemen yang lebih cerdas, bukan jam latihan yang lebih banyak.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Pendekatan Mental<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Pemain top tak pernah gugup atau kesal.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Ginting mengalahkan Lin Dan, Chen Long, Axelsen, dan Momota dalam sepekan di China Open 2018, tetapi tetap kalah di lima final pada 2019 dan terus kembali \u2014 keterampilan mental dilatih, bukan diwariskan.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Latihan Menyerang<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Smash lebih keras selalu menjadi jawabannya.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Emas Kejuaraan Asia 2023-nya, yang dimenangi 21-12, 21-8 atas Loh Kean Yew, dan pertahanan gelar Singapore Open tahun itu datang dari kecepatan dan penempatan, bukan kekuatan mentah.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Tonggak Nasional<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Hanya gelar dunia yang penting.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Emas Kejuaraan Asia Ginting (2023), perunggu Asian Games (2018), dan tiga emas Kejuaraan Beregu Asia menunjukkan bagaimana tonggak kontinental membangun karier selangkah demi selangkah.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"comparison-card\">\n<div class=\"card-header\">Linimasa Karier<\/div>\n<div class=\"card-content\">\n<div class=\"comparison-row\">\n<div class=\"option-label\">Kesalahpahaman Umum:<\/div>\n<div class=\"traditional-option\">Juara memuncak sekali lalu cepat meredup.<\/div>\n<div class=\"option-label\">Apa yang Ditunjukkan Karier Anthony Sinisuka Ginting:<\/div>\n<div class=\"bsw-option\">Dari perunggu Olimpiade Remaja pada 2014 ke perunggu Olimpiade pada 2021 dan peringkat dunia No. 2 pada 2023, dengan gelar-gelar sepanjang satu dekade, Ginting membuktikan pengembangan berkelanjutan mengalahkan puncak yang singkat.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<\/body>\n<\/html>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-69063730 gbp-section\">\n<div class=\"gb-container gb-container-c192804a gbp-section__inner\">\n<div class=\"gb-container gb-container-26552703\">\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-27edcbd1 gb-headline-text gbp-section__tagline\">Belajar dari Para Juara<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-bda1dc9d gb-headline-text gbp-section__headline\">Pelajari Etos Kerja dan Pendekatan Profesional Anthony Sinisuka Ginting<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Profil ini menjelaskan siapa Anthony Sinisuka Ginting, pencapaian besarnya, dan apa yang bisa dipelajari pemain yang sedang berkembang dari perjalanannya. Baik Anda orang tua di Kuala Lumpur, Cheras, atau di mana pun di Malaysia yang bertanya-tanya seberapa jauh pelatihan terstruktur dapat membawa seorang anak, kisah Ginting membawa jawabannya: kecepatan dan keterampilan elite itu dilatih, bukan bawaan lahir \u2014 pesan kelas percobaan bersama ST Badminton Academy di WhatsApp di +60 17-684 2136 dan biarkan anak Anda memulai perjalanan pengembangan yang dibangun untuk bertahan lama.<\/p>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-4aa6efd2\">\n\n<a class=\"gb-button gb-button-1b494854 gb-button-text gbp-button--secondary\" href=\"https:\/\/wa.me\/60176842136?text=Hai%20ST%20Badminton%20Academy%20Malaysia%2C%20saya%20tertarik%20untuk%20mengetahui%20lebih%20lanjut%20tentang%20program%20latihan%20bulutangkis%20Anda.%20Silakan%20bagikan%20detail%20tentang%20kelas%20dan%20pendekatan%20pelatihan.\" rel=\"noopener\">Hubungi via WhatsApp<\/a>\n\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-ef62c7ce\">\n\n<div style=\"position:relative; width:100%; padding-bottom:56.25%; height:0; overflow:hidden; margin-top:20px;\">\n<iframe\nsrc=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/embed?pb=!1m18!1m12!1m3!1d3983.5074349712468!2d101.7238838457958!3d3.2230235443659256!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x31cc396f3692a597%3A0x62779a6ace767ef0!2zU1QgQmFkbWludG9uIEFjYWRlbXkgLSBCYWRtaW50b24gQ29hY2gg77yI57695q-b55CD5pWZ57uDIFNldGFwYWsg5bCP5a2p5q2j6KeE57695q-b55CD6K6t57uD54-t77yJ!5e0!3m2!1sen!2smy!4v1753065966190!5m2!1sen!2smy\"\nwidth=\"100%\"\nheight=\"100%\"\nstyle=\"position:absolute; top:0; left:0; border:0;\"\nallowfullscreen\nloading=\"lazy\"\nreferrerpolicy=\"no-referrer-when-downgrade\"\n><\/iframe>\n<\/div>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bintang Tunggal Putra Bulutangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting &#8230; <a title=\"Anthony Sinisuka Ginting\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/anthony-sinisuka-ginting\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Anthony Sinisuka Ginting\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":113295,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1419],"tags":[],"class_list":["post-113294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized-id","infinite-scroll-item","masonry-post","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113294"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113294\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stbadmintonacademy.my\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}